< Kembali
  • Siaran Pers
  • 04 May 2026
  • 50

3M-2026 Hasil Kinerja Finansial

PT Barito Renewables Energy Tbk (IDX: BREN) Umumkan Kinerja Konsolidasian Tidak Diaudit Untuk Kuartal Pertama 2026 


Key Highlights: 

  • Pendapatan Konsolidasian 3M 2026 sebesar US$165 juta 
  • EBITDA Konsolidasian 3M 2026 sebesar US$145 juta 
  • Laba Bersih Konsolidasian 3M 2026 sebesar US$53 juta 

 

Jakarta, 30 April 2026 – PT Barito Renewables Energy Tbk (“Barito Renewables”, “BREN”, atau “Perseroan”) hari ini mengumumkan hasil kinerja keuangan konsolidasian untuk periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2026. Perseroan mencatatkan awal tahun yang kuat, didukung oleh operasi panas bumi yang stabil, peningkatan produksi listrik dari segmen angin, serta pengelolaan biaya yang disiplin. 

Hendra Soetjipto Tan, CEO Barito Renewables, menyampaikan: 

“Kami dengan senang hati melaporkan awal tahun 2026 yang kuat, didukung oleh kinerja yang stabil dari portofolio panas bumi serta kontribusi yang kuat dari segmen angin, yang mencatatkan salah satu tingkat produksi tertinggi sejak COD. Operasi panas bumi Perseroan terus memberikan produksi listrik yang konsisten dan andal selama kuartal ini. Kami juga berhasil menyelesaikan proyek retrofit Wayang Windu pada kuartal pertama 2026, yang semakin memperkuat fondasi operasional Perseroan ke depan. Didukung oleh pengelolaan biaya yang disiplin serta penurunan biaya pendanaan, Perseroan berhasil mencatat peningkatan margin dan profitabilitas. Ke depan, kami akan terus fokus dalam mengeksekusi proyek ekspansi serta memperkuat posisi sebagai salah satu platform energi terbarukan terkemuka di Indonesia.” 

Untuk periode kuartal pertama yang berakhir pada 31 Maret 2026, Perseroan mencatat pendapatan konsolidasian sebesar US$165 juta, meningkat 9,8% secara tahunan, didorong oleh produksi listrik panas bumi yang stabil serta kinerja kuat dari segmen angin. EBITDA meningkat 11,4% menjadi US$145 juta, dengan margin EBITDA meningkat menjadi 87,6% dari 86,4% pada periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan efisiensi operasional dan disiplin biaya yang kuat. Laba bersih setelah pajak meningkat 24,0% secara tahunan menjadi US$53 juta, didukung oleh penurunan biaya pendanaan. Perseroan juga mempertahankan struktur keuangan yang solid, dengan total aset sebesar US$3,94 miliar dan rasio utang terhadap ekuitas sebesar 2,23x per 31 Maret 2026. 

Secara operasional, Perseroan terus memperkuat portofolio panas bumi serta keunggulan operasionalnya. Proyek retrofit Wayang Windu berhasil diselesaikan pada kuartal pertama 2026, sehingga meningkatkan total kapasitas terpasang panas bumi Perseroan menjadi 926 MW, sekaligus meningkatkan kinerja dan efisiensi pembangkit secara keseluruhan. Ke depan, Perseroan akan terus melanjutkan pengembangan proyek-proyek ekspansi utama, termasuk Salak Unit 7, Wayang Windu Unit 3, serta retrofit Darajat Unit 3, yang diharapkan dapat meningkatkan total kapasitas panas bumi Perseroan menjadi lebih dari 1.000 MW pada akhir tahun 2026. 

Selain itu, Star Energy Geothermal, anak perusahaan Perseroan, memperoleh penghargaan PROPER Emas, yaitu penghargaan lingkungan tertinggi yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), sebagai bentuk pengakuan atas praktik pengelolaan lingkungan yang unggul serta terhadap penerapan prinsip keberlanjutan yang melampaui kepatuhan terhadap regulasi. Business 

 

Pencapaian ini semakin memperkuat fokus Perseroan terhadap keunggulan operasional, keberlanjutan, serta pengembangan energi yang bertanggung jawab dalam mendukung transisi energi di Indonesia, sekaligus menunjukkan komitmen Perseroan dalam menerapkan pendekatan pertumbuhan yang disiplin guna memastikan kinerja yang konsisten serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. 

 

(US$ million, unless otherwise stated) 

3M 2026 

3M 2025 

% Change 

Revenues 

165 

150 

9.8% 

Expenses before interest and Tax 

(49) 

(47) 

3.4% 

Profit before Interest and Tax 

116 

103 

12.7% 

Finance costs 

(28) 

(29) 

-4.9% 

Interest income 

-16.9% 

Net Profit after Tax 

53 

42 

24.0% 

Attributable to: 

Owners of the Company 

43 

34 

25.6% 

Non-controlling Interests 

10 

17.1% 

EBITDA 

145 

130 

11.4% 

EBITDA Margin (%) 

87.6% 

86.4% 

Balance Sheet (US$ million) 

3M 2026 

2025 

% Change 

Total Assets 

3,942 

3,867 

1.9% 

Total Liabilities 

3,005 

2,984 

0.7% 

Total Equity 

936 

884 

6.0% 

Total Debt 

2,089 

2,086 

0.1% 

Net Debt 

1,656 

1,618 

2.4% 

Debt to Equity (x) 

2.23 

2.36 

Net Debt to Equity (x) 

1.77 

1.83 

FINANCIAL PERFORMANCE ANALYSIS 

Pendapatan Konsolidasian sebesar US$165 juta: 

Pendapatan konsolidasian untuk 3M 2026 mencapai US$165 juta, meningkat 9,8% secara tahunan dari US$150 juta pada 3M 2025. Pertumbuhan ini terutama didukung oleh produksi listrik panas bumi yang stabil serta peningkatan kinerja dari segmen angin selama periode berjalan. 

EBITDA Konsolidasian sebesar US$145 juta: 

EBITDA tercatat sebesar US$145 juta, mencerminkan kinerja operasional yang solid serta pengelolaan biaya yang disiplin. Margin EBITDA meningkat menjadi 87,6%, dibandingkan 86,4% pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

 

Laba Bersih sebesar US$53 juta: 

Laba bersih setelah pajak mencapai US$53 juta, didukung oleh penurunan biaya pendanaan. Penurunan beban bunga tersebut mencerminkan dampak berkelanjutan dari inisiatif optimalisasi utang yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. 

Total Assets and Total Liabilities: 

Per 31 Maret 2026, total aset meningkat menjadi US$3,94 miliar, sementara total liabilitas meningkat sedikit menjadi US$3,01 miliar. Perseroan tetap mempertahankan struktur permodalan yang solid, dengan rasio utang terhadap ekuitas (debt-to-equity ratio) membaik menjadi 2,23x serta rasio utang bersih terhadap ekuitas (net debt-to-equity ratio) sebesar 1,77x. 

---- END ---- 

Tentang Barito Renewables 

Barito Renewables (IDX: BREN) adalah perusahaan energi terbarukan terkemuka di Indonesia dan unit energi terbarukan dari Barito Pacific Group, yang berkomitmen menyediakan solusi energi bersih dan berkelanjutan. Dengan fokus kuat pada tanggung jawab lingkungan serta keterlibatan masyarakat di wilayah operasionalnya, BREN memainkan peran penting dalam transisi Indonesia menuju lanskap energi yang lebih hijau dan berkelanjutan. Anak usaha BREN, Star Energy Geothermal, saat ini mengoperasikan pembangkit listrik panas bumi dengan total kapasitas terpasang sebesar 926 MW. Melalui Barito Wind, Perseroan juga memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap di Sulawesi Selatan dengan kapasitas terpasang 79 MW. Kunjungi situs resmi perusahaan di: https://baritorenewables.co.id 

Untuk pertanyaan media, silakan hubungi: externalcommunications@barito.co.id