< Kembali
  • Siaran Pers
  • 02 November 2026
  • 166

9M-2026 Hasil Kinerja Finansial

PT Barito Renewables Energy Tbk (IDX: BREN) Umumkan Kinerja Konsolidasian Tidak Diaudit Untuk Sembilan Bulan Pertama 2026 

Key Highlights: 

  • Pendapatan Konsolidasian 9M 2026 sebesar US$501 juta 
  • EBITDA Konsolidasian 9M 2026 sebesar US$442 juta 
  • Laba Bersih Konsolidasian 9M 2026 sebesar US$161 juta 

 

Jakarta, 30 Oktober 2026 – PT Barito Renewables Energy Tbk ("Barito Renewables", "BREN", atau "Perseroan") hari ini mengumumkan kinerja keuangan konsolidasian untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026. Perseroan terus mencatatkan kinerja keuangan yang solid, didukung oleh operasional panas bumi yang stabil, kontribusi yang berkelanjutan dari portofolio angin, serta konsistensi dalam menjalankan strategi pertumbuhan Perseroan. 

Hendra Soetjipto Tan, CEO Barito Renewables, menyampaikan: 

“Kami dengan bangga melaporkan kinerja yang solid selama sembilan bulan pertama tahun 2026. Portofolio panas bumi kami terus menghasilkan pembangkitan listrik yang stabil dan andal, sementara segmen angin tetap memberikan kontribusi terhadap kinerja Perseroan secara keseluruhan. Ketangguhan aset operasional kami telah mendorong peningkatan pendapatan, perbaikan marjin, serta pertumbuhan profitabilitas sepanjang periode tersebut. 

Pada bulan Oktober, kami juga berhasil menyelesaikan proyek retrofit Darajat Unit 3, yang semakin memperkuat portofolio panas bumi kami dan meningkatkan total kapasitas terpasang panas bumi menjadi 935,55 MW. Pencapaian ini menunjukkan manfaat dari optimalisasi aset yang telah beroperasi seiring dengan semakin dekatnya Perseroan terhadap target kapasitas panas bumi sebesar 1 GW. Ke depan, kami akan terus berfokus pada keunggulan operasional, pengembangan proyek-proyek ekspansi, serta penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.” 

Untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026, Perseroan membukukan pendapatan konsolidasian sebesar US$501 juta, meningkat 9,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, didukung oleh kinerja yang konsisten di seluruh portofolio energi terbarukan Perseroan. EBITDA meningkat 10,9% menjadi US$442 juta, dengan marjin EBITDA membaik menjadi 88,2% dari 87,1% pada periode yang sama tahun lalu, mencerminkan peningkatan efisiensi operasional serta profitabilitas yang tetap terjaga. Laba bersih setelah pajak meningkat 21,8% menjadi US$161 juta, didorong oleh peningkatan laba operasional serta didukung oleh penurunan beban keuangan. Perseroan juga terus memperkuat posisi keuangannya, dengan rasio utang bersih terhadap ekuitas (Net Debt-to-Equity) membaik menjadi 1,60x dibandingkan 1,87x pada akhir tahun 2025. 

Secara operasional, Perseroan terus mempertahankan kinerja yang andal di seluruh aset panas buminya sekaligus melanjutkan inisiatif peningkatan kapasitas pembangkit. Setelah berhasil menyelesaikan proyek retrofit Wayang Windu pada awal tahun ini, Perseroan kembali mencapai tonggak penting dengan diselesaikannya proyek retrofit Darajat Unit 3 pada Oktober 2026. Proyek tersebut meningkatkan kapasitas pembangkitan unit dari 122 MW menjadi 130,55 MW, sehingga total kapasitas terpasang panas bumi Perseroan meningkat menjadi 935,55 MW. Proyek retrofit ini berhasil diselesaikan sesuai jadwal tanpa adanya insiden keselamatan kerja, menunjukkan komitmen Perseroan terhadap keunggulan operasional serta pelaksanaan proyek yang efektif. 

Dengan portofolio operasional yang tangguh, posisi keuangan yang semakin kuat, serta kemajuan berkelanjutan dalam strategi ekspansi panas bumi, BREN tetap berkomitmen untuk menyediakan energi terbarukan yang andal dan mendukung transisi energi Indonesia. Perseroan akan terus mengupayakan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap menerapkan tata kelola perusahaan yang baik serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. 

 

Screenshot-2026-11-02-at-14.54.15
FINANCIAL PERFORMANCE ANALYSIS 

Pendapatan Konsolidasian sebesar US$501 juta: 

Pendapatan konsolidasian untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026 mencapai US$501 juta, meningkat 9,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$457 juta. Pertumbuhan tersebut didukung oleh kinerja yang konsisten dari portofolio panas bumi dan angin Perseroan, yang mencerminkan ketangguhan aset pembangkit energi terbarukan Perseroan.


 

EBITDA Konsolidasian sebesar US$442 juta: 

EBITDA meningkat 10,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi US$442 juta, melampaui pertumbuhan pendapatan dan mencerminkan peningkatan efisiensi operasional di seluruh lini usaha Perseroan. Sejalan dengan hal tersebut, marjin EBITDA meningkat menjadi 88,2%, dibandingkan 87,1% pada sembilan bulan pertama tahun 2025, menunjukkan kemampuan Perseroan dalam mempertahankan profitabilitas yang kuat seiring dengan pengembangan operasionalnya. 

Laba Bersih sebesar US$161 juta: 

Laba bersih setelah pajak meningkat 21,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi US$161 juta, dari US$132 juta pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan laba operasional serta didukung oleh penurunan beban keuangan. 

Total Aset dan Total Liabilitas: 

Per 30 September 2026, Perseroan mempertahankan posisi keuangan yang solid, dengan total aset meningkat menjadi US$4,11 miliar dan total ekuitas mencapai US$1,01 miliar. Rasio utang bersih terhadap ekuitas (Net Debt-to-Equity) Perseroan membaik menjadi 1,60x dari 1,87x, sehingga memberikan fleksibilitas keuangan yang lebih besar untuk mendukung pelaksanaan proyek-proyek ekspansi yang sedang berjalan. 

---- END ---- 

Tentang Barito Renewables 

Barito Renewables (IDX: BREN) adalah perusahaan energi terbarukan terkemuka di Indonesia dan unit energi terbarukan dari Barito Pacific Group, yang berkomitmen menyediakan solusi energi bersih dan berkelanjutan. Dengan fokus kuat pada tanggung jawab lingkungan serta keterlibatan masyarakat di wilayah operasionalnya, BREN memainkan peran penting dalam transisi Indonesia menuju lanskap energi yang lebih hijau dan berkelanjutan. Anak usaha BREN, Star Energy Geothermal, saat ini mengoperasikan pembangkit listrik panas bumi dengan total kapasitas terpasang sebesar 935.5 MW. Melalui Barito Wind, Perseroan juga memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap di Sulawesi Selatan dengan kapasitas terpasang 78.75 MW. Kunjungi situs resmi perusahaan di: https://baritorenewables.co.id 

Untuk pertanyaan media, silakan hubungi: externalcommunications@barito.co.id